Dari Off Grade Jadi Omzet: Terobosan BRMP Pascapanen Olah Mangga Bernilai Tambah
Kecamatan Grati dikenal sebagai salah satu sentra mangga garifta di Jawa Timur. Namun, pemanfaatannya masih kurang optimal. Banyak buah mangga jenis garifta yang tidak terserap pasar karena minimnya peminat, sehingga sebagian besar mangga off grade tidak memenuhi standar untuk dijual langsung dan akhirnya terbuang.
Oleh karena itu, BRMP Pascapanen Pertanian menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Teknologi Pascapanen Mangga di Kelurahan Gratitunon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan pada 18 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM, Kelompok Wanita Tani (KWT), serta para penyuluh pertanian.
Melalui Bimtek ini, BRMP Pascapanen Pertanian memperkenalkan berbagai teknologi olahan pascapanen yang dapat menjadi solusi pemanfaatan mangga off grade. Para peserta mendapatkan pelatihan langsung melalui demonstrasi pembuatan puree mangga, permen jelly mangga, hingga selai buah mangga. Diharapkan, kegiatan ini dapat membuka peluang bagi UMKM dan masyarakat sekitar untuk mengolah mangga menjadi produk bernilai ekonomis, sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan meminimalkan limbah buah di wilayah Grati.
Dengan adanya transfer teknologi dan pengetahuan ini, BRMP Pascapanen Pertanian terus berkomitmen mendukung pengembangan inovasi pascapanen yang bermanfaat bagi masyarakat dan mendukung penguatan usaha berbasis komoditas lokal.